Lambang Kebanggaan Republik Indonesia - Sejarah Garuda Indonesia

Sebagai warga negara Indonesia kita tentunya sudah kenal dengan lambang negara kita yaitu Burung Garuda. Namun, apakah kamu sudah tahu dengan sejarah dari Burung Garuda? Ayo kita pelajari sejarah singkat dari lambang negara Indonesia yaitu Burung Garuda.


Lambang atau simbol Burung Garuda mencerminkan bangsa Indonesia yang memiliki banyak keberagaman. Juga menggambarkan akan tanah air Indonesia.

Burung Garuda yang kita pakai saat ini berasal dari mitologi Hindu, yang merupakan kendaraan Dewa Wisnu di ajaran agama Hindu. 

Diceritakan Burung Garuda sangat menyayangi ibunya dan akan selalu melindunginya. Hingga naga menculik ibu yang sangat dicintainya. Garuda pun bertarung dengan naga tersebut.

Untuk membebaskan ibunya, Garuda harus memberikan Amertha Sari yang dapat memberikan kehidupan abadi kepada sang naga. Garuda pun pergi untuk mencari Amertha Sari dan bertemu dewa Wisnu. Akhirnya Dewa Wisnu memberikan Amertha Sari tersebut kepada Garuda.

Kisah mitologi ini menginspirasi Presiden Soekarno untuk menjadikan burung garuda sebagai lambang negara Indonesia yang dipakai hingga saat ini. Karena, kisah ini mencerminkan jati diri tanah air Indonesia yang kuat dan teguh.

Pada tanggal 11 Februari 1950, lambang Garuda Indonesia untuk pertama kalinya di dalam sidang kabinet Republik Indonesia Serikat dan pada tanggal 15 Februari 1950, lambang Garuda Indonesia diperkenalkan di Hotel Des Indes Jakarta.

Terakhir, pada tanggal 10 Juli 1951, Dewan Menteri mengadakan rapat mengenai pengaturan lambang negara, yaitu merupakan rancangan peraturan pemerintah yang mengatur lambang negara berdasarkan pasal 3 Undang-Undang Dasar (UUD) sementara 1950. 

Lambang Garuda Indonesia memiliki lima simbol, yang juga mencengkeram sebuah gulungan yang bertuliskan motto Negara Indonesia yaitu "Bhinneka Tunggal Ika" . Tiap-tiap simbol yang ada di badan Garuda Indonesia tersebut memiliki arti yang berbeda-beda. Yakni diantaranya adalah

  • Bintang melambangkan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa.
  • Rantai melambangkan prinsip Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  • Pohon Beringin adalah prinsip Persatuan Indonesia.
  • Kepala Banteng melambangkan prinsip demokrasi yang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
  • Padi dan Kapas melambangkan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pada tahun 1956, salah satu seniman Indonesia yang bernama Sudharnoto menciptakan lagu Garuda Pancasila yang kini menjadi Mars Pancasila. Tidak sembarang lagu yang diciptakan, lagu ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi bangsa Indonesia. Lagu ini memiliki makna yaitu sebagai warga negara Indonesia kita mendukung Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Kita juga harus bersedia berkorban untuk melindungi Pancasila dari ideologi lain.

Lirik Garuda Pancasila

Garuda Pancasila 
Akulah pendukungmu 
Patriot proklamasi 
Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar negara 
Rakyat adil makmur sentosa 
Pribadi bangsaku 

Ayo maju, maju 
Ayo maju, maju 
Ayo maju, maju!
*****

Nah, itulah tadi sedikit ringkasan tentang sejarah lambang Garuda Indonesia. Semoga dengan artikel yang satu ini, kita dapat semakin cinta dengan tanah air kita dan bersedia untuk melawan orang lain untuk mengubah ideologi yang saat ini kita pakai hingga sekarang yaitu Ideologi Pancasila. Karena kita semua merupakan satu kesatuan, bangsa Indonesia memiliki motto "Bhinneka Tunggal Ika" yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu jua. MERDEKA!!!

You may like these posts

1 Comments

  1. Tambax GO
    Halo