Kenangan Dulu, Sore Hari Bermain di Sungai Bersama Teman-Teman | Ceritaku
Halo, selamat datang kembali di CERITAKU. Artikel yang satu ini khusus saya buat untuk bercerita tentang berbagai pengalaman yang saya alami. Pada artikel yang satu ini saya akan bercerita tentang pengalaman masa kecil saya.

Saat saya masih duduk dibangku SD, saya dan teman-teman sering kali bermain di sungai. Banyak kegiatan yang kami lakukan, mulai dari memancing, mandi sungai, dan lain sebagainya.
Biasanya setelah pulang sekolah ataupun disaat libur kami selalu pergi ke sungai. Pada saat itu, tidak hanya kami saja yang berada disana. Tetapi banyak orang-orang yang datang kesitu untuk melakukan berbagai aktifitas mereka. Ada yang datang untuk mencuci pakaiannya, ada juga yang datang untuk sekedar mandi. Pokoknya serulah pada saat itu.
Sebenarnya saya dilarang untuk mandi sungai, orang tua saya takut jika saya sampai kenapa-kenapa. Wajarlah orangtua pasti khawatirkan sama anaknya. Sehingga setiap hari, setelah pulang dari sungai. Orangtua saya pasti memarahi saya. Anehnya, walapun sudah dimarahi berkali-kali, saya tetap aja pergi ke sungai bersama teman-teman saya. Sampai-sampai sangking lamanya mandi sungai, mata saya menjadi merah karena terlalu lama di air.
Tidak hanya itu saja, kami pun sering mencuri buah-buahhan disana dan lebih parahnya lagi teman saya ada yang sampai mencuri ayam orang disana. Wah pokoknya aneh-anehlah kegiatan kami.
Terlepas dari kebahagian itu semua, nyatanya sungai kami memiliki berbagai cerita-cerita yang menyeramkan. Berbagai cerita serampun diceritakan oleh orang-orang yang tinggal disana kepada kami.
Ada yang menyebutkan, kalau di sungai itu terdapat buaya putih yang sesekali muncul di sungai tersebut. Katanya sih, buaya itu adalah siluman. Tapi ada juga yang bilang buaya itu adalah nenek moyang mereka. Tapi, entahlah. Saya sendiri juga belum pernah melihat buaya yang mereka bilang tersebut.
Ada juga yang menyebutkan, kalau sudah tiba dimalam hari. Ada sesosok mba kunti yang lewat disungai tersebut dengan melayang. Bahkan ada satu teman saya yang juga tinggal di dekat sungai tersebut, pernah melihat mba kunti sedang melayang di sungai tersebut. Kalau saya sih jangan ditanya pernah melihat mba kunti atau belum. Melihat hantu saja belum pernah, apalagi melihat mba kunti. Kalau dalam mimpi sih udah pernah ya, mungkin karena saya sangat mengidolakan mba kunti, jadinya saya mimpi tentang mba kunti deh. Hahaha
Sebenarnya masih banyak cerita seram lainnya. Tapi saya akan menceritakan satu kisah cerita seram lagi yang ada di sungai tersebut. Cerita ini saya dengar dari ibu-ibu yang sedang kumpul menceritakan tentang seorang laki-laki yang melihat bola dan ia berniat ingin mengambil bola tersebut. Tetapi disaat ia hendak mengambil bola tersebut, ia malah terjatuh dan masuk kedalam sungai dan ada yang menyebutkan, melihat anak tersebut dan sama sekali tidak ada bola yang dilihatnya. Ya, sama sekali tidak ada. Saya juga kurang tahu apakah anak tersebut selamat atau tidak. Karena saya sendiri hanya mendengar samar-samar melalui telinga saya. Saran dari saya kalau kamu sedang disungai dan melihat benda yang sangat bagus dan ingin mengambilnya, sebaiknya hati-hati mungkin saja saat itu kamu sedang berhalusinasi atau ada sesuatu yang lain, yang membuat kamu melihat benda tersebut. Hati-hati yahh. Heheh
Oke lanjut, saya akan menceritakan pengalaman saya saat memancing di sungai tersebut. Nah, disaat saya memancing di sungai tersebut saya sangat senang sekali. Karena, disaat inilah kesabaran saya diuji. Mendapatkan satu ikan yang kecil saja, saya sudah sangat senang. Apalagi mendapatkan ikan yang besar dari hasil pancingan saya, wah rasanya sangat senang sekali. Tidak hanya memancing, kami pun juga menjala ikan-ikan yang ada di sungai tersebut. Hasilnya pun lumayan banyak yang kami dapat. Mulai dari ikan besar sampai ikan yang berukuran kecil. Setelah mendapat ikan yang tadi kami dapat, kami semua membawa ikan-ikan tersebut lalu memanggangnya terkadang kami juga menggoreng ikan tersebut kerumah salah satu teman saya. Disaat itulah saya merasakan kebersamaan dan kesetia kawanan.
Ada berbagai hal unik dan lucu yang saya alami bersama teman-teman saya di sungai ini. Misalnya, kami bermain SmackDown di sungai ini beradu kekuatan siapa yang paling kuat diantara kami semua. Disini juga kami belajar salto, ada yang salto kedepan dan ada juga yang salto kebelakang. Untungnya sudah beberapa kali kami belajar salto sendiri, kami semua belum pernah cidera. Tapi kalau hampir cidera ada, salah satunya saya sendiri.

Kami juga berlomba untuk berenang siapa yang paling cepat sampai ke finish, ada juga lomba menahan nafas yang paling lama, dan juga loncat dari ketinggian. Ada juga yang membuat saya ngakak, jadi disaat kami semua sedang bermain di sungai tersebut ada teman kami yang sedang sakit perut dan ingin BAB. Akhirnya dia pun BAB di sungai tersebut dan anehnya kami semua menunggu dia sambil melihat t*i nya, haha aneh banget memang. Biasanya kami menyebut t*i tersebut dengan "Ikan Tak Bertulang" atau pun "Ikan Mas".
Jadi, disungai kami ini ada permukaannya telah di semen dan ada yang belum atau bisa dibilang masih alami. Di bagian sungai yang telah disemen kami lebih sering mandi disitu dan terkadang disaat kami semua sedang meloncat ke sungai, kami menyentuh semen tersebut. Gak sakit memang, tapi perlu diwaspadai, takutnyakan kenapa-kenapa. Nah, dibagian sungai yang masih alami atau belum disemen, biasanya bapak-bapak datang ke situ untuk memancing dan di dalam situ lebih rawan. Terkadang kami melihat biawak dan juga ular di dalam situ. Jadi kami agak lebih takut untuk mandi di sekitar situ.
Sungai kami juga sering dipakai orang untuk memotong jalan atau biasa disebut jalan pintas. Ya, cukup seringlah orang-orang melewati sungai ini untuk memotong jalan.
Namun dibalik kebahagiaan itu semua, sungai kami pun tahun ke tahun sudah mulai sepi. Orang-orang sudah mulai jarang datang ke sungai ini untuk melakukan kegiatan mereka seperti muncuci baju ataupun lainnya. Untuk memancingpun orang-orang juga sudah jarang. Kamipun juga sudah tidak pernah lagi untuk mandi ke sungai ini dikarenakan disibukkan dengan tugas-tugas sekolah dan juga kini kami sudah semakin besar. Sudah sibuk memikirkan masa depan. Sungai kami pun sudah tinggal kenangan. Berbagai kenangan kami semua ada di sungai ini. Sungai ini sudah ditinggal banyak orang. Kami biasa menyebut nama sungai ini dengan sebutan Sungai Pendi. Saya tidak tahu berawal dari mana nama tersebut. Yang terpenting nama sungai tersebut sudah lama ada.
Tetapi ada juga kabar baik. Di sungai ini telah dibuat kolam pemancingan yang dibuat baru-baru ini. Sehingga banyak orang yang datang ke sungai ini untuk memancing. Mulai dari pagi hingga malam hari ada saja pengunjung yang datang untuk sekedar melihat orang yang memancing dan ada juga yang ingin memancing disitu.
*****
Itulah tadi sedikit ringkasan pengalaman saya saat berada di sungai bersama teman-teman saya. Saya menulis ini juga agar suatu saat nanti saya tidak akan lupa dengan kenangan saya dulu. Semoga kamu bisa mengambil makna dari cerita saya yah. Tunggu artikel terbaru dari Ceritaku, yang pastinya akan menarik untuk kamu baca. Sekian dari saya. Terima Kasih